Mindfulness : 01 Pandemi

     Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,


    Salam hangat dari saya yang lama sekali tidak menulis di blog ini. Rasanya waktu cepat berlalu ya. Tak terasa usia sudah kepala dua saja. Saya tak pernah menyangka ada di titik ini. Merasakan pengalaman hidup di tengah pandemi. Banyak dari sekeliling saya yang sedang kesulitan saat ini. Meski begitu, Alhamdulillah, saya tetap bersyukur masih diberi nikmat manisnya iman dimasa-masa sulit ini.

    Jujur... ada banyak sekali pelajaran yang saya dapat di masa pandemi ini. Selain karena bertambahnya usia, beban tanggungjawab, tentu ada kerikil-kerikil kecil yang baru saya temui di usia awal 20an ini khususnya di masa pandemi. Allah subhanahu wa Ta'ala benar-benar menguji kita semua di masa pandemi ini. Mulai dari virus itu sendiri, PHK, dirumahkan, kegiatan perekonomian juga merosot dan beragam permasalahan lainnya. 

    Ah.. pusing kalau diingat-ingat. Tapi Alhamdulillah sekarang kita sudah mulai di vaksin, sekolah sudah mulai PTM, senang rasanya kalau sesekali harus keluar. Menghirup udara selain di rumah, meski memang tidak ada tempat senyaman rumah sih ya.. hehe. Sedikit-demi sedikit kita mulai beranjak ke kehidupan normal seperti sedia kala, semoga penyakit ini segera di angkat, Aamiin ya Robbal 'alamin..


Ada satu hal yang ingin ku bagikan, meski hal ini rasanya sepele sih ya..

    Ketika sedang kebosanan dirumah, stress karena mendengar berita sana-sini, saya belajar hal baru. Dari beberapa podcast maupun Channel Youtube, rata-rata seorang psikolog, ada juga yang orang biasa hanya membagikan pengalamannya untuk mencapai mindfulness.

    Sejak pandemi memang tingkat stress cukup tinggi, sehingga biro-biro psikologi berlomba-lomba untuk memberikan campaign / wawasan ke khalayak bagaimana cara mengatasi masalah stress tersebut, salahsatunya dengan mindfulnes. Karena saya juga salahsatu orang yang sangat percaya akan, kesehatan jiwa sangat berpengaruh pada kesehatan fisik.


Hmm.... Sebenarnya apa sih mindfulness itu?

    Dilansir dari situs mindfulnesia.id, Germer, Siegel, dan Fulton (2005) menyebutkan mindfulness adalah suatu kondisi kesadaran pada saat ini dengan penuh penerimaan.

-Saya tekankan, Sadar saat ini, dengan penuh penerimaan. 


Saat tahu akan hal itu, sebagai orang awam di dunia psikologi, saya langsung suka akan arti mindfulness. Saya pun akhirnya menarik kesimpulan akan makna mindfulness ini yaitu, sebuah cara untuk fokus pada suatu pekerjaan disatu waktu dan ikhlas dalam mengerjakannya. Mungkin ini penggambaran kata 'Damai' yang sebenarnya.


    Sekian, sebetulnya saya masih ingin menulis, tapi.. nanti saya sambung lagi ya di seri berikutnya. Insya Allah.

    Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Komentar